Sebuah kelompok pasti terdiri dari pemimpin dan anggota. Seorang pemimpin tidak begitu saja dipilih, ada kriteria tersendiri untuk menjadi seorang pemimpin. Tidak semua orang bisa menjadi pemimpin, karena seorang pemimpin bukan melulu soal orang yang suka menyuruh. Tapi pemimpin adalah seseorang yang bisa meyokong semua anggotanya. Berikut ini adalah karakteristik kepemimpinan yang ideal.

  1. Wawasan yang luas

Karakteristik kepemimpinan yang utama adalah seorang pemimpin harus memiliki wawasan yang luas. Hal ini diperlukan agar seorang pemimpin dapat mengambil langkah terbaik dalam bertindak. Seorang pemimpin bukan hanya harus berwawasan luas dalam hal ilmu, namun juga berwawalan luas dalam hal emosi. Memahami berbagai macam emosi diperlukan agar seorang pemimpin mampu dengan mudah memahami emosi dari setiap anggota. ( jika hal ini bisa tercermin dalam diri seorang pemimpin maka hal itu juga akan tercermin pada kehidupannya, baca artikel saya sebelumnya : Kepribadian manusia adalah cermin dari kehidupannya )

  1. Bertanggung jawab

Ketika menjadi seorang pemimpin berarti seseorang telah berani menerima efek dari setiap keputusan yang telah diambil. Dalam setiap tindakan yang diambil, tentunya seorang pemimpin harus siap dengan kemungkinan terburuk dan pemecahan masalah. Untuk itu seorang pemimpin dituntut cekatan dan memiliki pemikiran yang praktis. Seorang pemimpin juga bertanggung jawab terhadap anggotanya dengan cara mendukung dan memotivasi anggota.

  1. Jujur

Kejujuran diperlukan dalam segala hal, termasuk menjadi karakteristik kepemimpinan. Pemimpin yang ideal adalah dia yang mampu jujur pada diri sendiri dan orang lain. Ketika seorang pemimpin jujur, maka anggota yang lain akan mengikuti. Untuk itu kejujuran adalah hal yang penting, karena kesalah pahaman dapat dihindari ketika kejujuran diterapkan.

Karakteristik Kepemimpinan Ideal

  1. Bijaksana

Mengambil sebuah keputusan bukanlah hal mudah, karenanya seorang pemimpin dituntut untuk bijaksana dalam mengambil keputusan. Kunci seseorang itu adalah seorang yang bijak ketika dia berwawasan luas dan jujur. ( biasanya mereka yang bijaksana, akan tercermin pada ketenangannya : baca artikel sebelumnya : Tenang adalah kepribadian manusia yang tercerahkan )

  1. Rela berkorban

Seseorang yang egois bukanlah pilihan tepat untuk menjadi pemimpin. Pemimpin harus bisa mengesampingkan kepentingan pribadi diatas kepentingan bersama. Jika memilih pemimpin egois, bisa dipastikan keputusan yang dibuat akan merugikan semua kalangan.

  1. Menghargai seseorang

Karakteristik kepemimpinan berikutnya adalah menghargai seseorang. Seorang pemimpin yang hebat bukanlah individunya saja yang hebat, tapi juga ada anggota hebat yang mendukungnya. Pemimpin baiknya memperhatikan anggotanya dengan memberi motivasi dan reward kepada anggotanya. Dengan demikian, anggota akan merasa dihargai oleh pemimpin.

  1. Agen perubahan

Agen perubahan adalah seseorang yang mampu memacu perubahan, bukan menuntut perubahan. Terkadang banyak orang salah dalam memahami maksud dari “agen perubahan”. Banyak pemimpin yang hanya bisa menuntut adanya perubahan, tanpa peduli kepada anggotanya. Padahal “agen perubahan” dimaksudkan seorang pemimpin mampu memberikan gagasan, informasi dan contoh sehingga timbulnya sebuah perubahan.

Demikianlah ulasan mengenai karakteristik pemimpin yang ideal. Diharapkan setelah membaca artikel ini, pembaca bisa dengan mudah memahami karakteristik kepemimpinan.

Ada banyak pemimpin yang hebat, bagaimana cara menjadi seperti mereka? Satu hal yang harus kita pahami, sebelum memimpin orang lain, hendaknya kita juga harus bisa mempin diri sendiri. Kita harus bisa mengendalikan diri kita sendiri, sehingga akhirnya bisa memimpin pikiran dan perasaan kita sendiri. Banyak pemimpin yang gagal dalam mengenal dirinya sendiri, sehingga ketika berusaha menjadi pemimpin yang baik bagi orang lain, kita akan gagal. Cobalah untuk mengenali diri kita sendiri, mengenali pikiran dan perasaan kita. Coba kita ingat ingat, bisakah kita mengenali pikiran kita sendiri? Pernahkan kita paham bahwa pikiran kita ini sering berasumsi negatif? Belum lagi sebuah kejadian terjadi, kita sudah mengasumsikan bahwa kejadian tersebut nantinya akan menjadi buruk? Belum lagi perasaan kita, pernahkan kita paham bahwa dalam perasaan kita ini sering timbul juga yang namanya ego, amarah atau bahkan keinginan yang membabi buta tanpa bisa kita kendalikan. Apakah hal ini tidka membahayakan diri kita ketika menjadi pemimpin? Karakteristik kepemimpinan yang ideal adalah bisa tenang dalam setiap kondisi, memahami dirinya sendiri sehingga bisa memahami orang yang dipimpinnya, apa yang saya tuliskan diatas, adalah hanya sebagian yang bisa dicapai oleh seorang pemimpin yang sudah bisa mengenali dan memahami dirinya sendiri.  Salah satu program saya, yaitu program Program Pengembangan Diri Untuk Kesuksesan . Akan membuat anda menjadi pemimpin yang sejati, pemimpin yang memahami dirinya sendiri, memahami pikiran dan perasaan sendiri, mampu memanfaatkan potensi luar biasa yang ada pada diri sendiri sehingga bisa digunakan untuk memimpin dengan benar.

artikel, karakter dan sikap, karakteristik kepemimpinan, Pikiran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *